Pemuda Buddhis Temanggung, Semarang, dan Kendal Memang Beda

Info Buddhis. Pemuda Buddhis Temanggung ini memang berbeda dengan pemuda Buddhis yang ada di Nusantara. Apa sih yang membedakannya?

Seperti yang kita ketahui bahwa tiap Majelis keagamaan Buddha di Indonesia pasti memiliki organisasi yang menaungi para pemuda. Ada Patria, Pemuda Tridharma Indonesia, Generasi Muda Buddhis Indonesia (GEMABUDHI) dan lain-lain.

Pada umumnya organisasi pemuda dalam keagamaan Buddha di Indonesia lebih fokus pada kegiatan keagamaan, seperti : Mengadakan Kebaktian Umum, Membina kebaktian Sekolah Minggu Buddhis, Pekan Penghayatan Dhamma ( PPD ), Talk Show, Retreat Meditasi, Kursus Dasar Dhamma Duta, Cepat Tepat Agama Buddha, Lomba Baca Paritta dan Dhammapada, Fang Shen, Patidana.

Ada pula kegiatan sosial seperti : Pembangunan Vihara, Pengobatan Gratis, Donor Darah, Pembagian Sembako, Bedah Rumah, Pembacaan Paritta untuk yang sakit dan meninggal, Anak Asuh, Baksos ke Panti Werdha, Baksos ke Yayasan Yatim Piatu, Bantuan Bencana Alam, Pembinaan Rohani di Lembaga Pemasyarakatan.

Komunitas Pemuda Buddhis di Jawa Tengah, yang menamakan diri Pemuda Buddhis Temanggung, Semarang dan Kendal ini selain kegiatan yang terfokus dalam bidang keagamaan juga mendalami bidang pertanian. Para pemuda Buddhis Temanggung, Semarang dan Kendal ini membudidayakan Jamur dan Kopi untuk meningkatkan kehidupan ekonomi umat di Desa. Inilah yang membedakan kegiatan pemuda Buddhis Temanggung, Semarang dan Kendal dengan pemuda Buddhis lainnya di Indonesia.

Apa yang dilakukan Pemuda Buddhis Temanggung, Semarang, Kendal ini bisa jadi inspirasi bagi Pemuda Buddhis di Indonesia. Tentu saja tidak akan sama karena berbeda geografisnya. Paling tidak ada usaha untuk meningkatkan kreatifitas pemuda Buddhis, bukan hanya dalam bidang keagamaan saja.

Dalam usaha di bidang pertanian ini, Pemuda Buddhis Temanggung, Semarang, Kendal ini masih membutuhkan perhatian moril dan materiil dari umat Buddha yang ada di kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Jika saat merayakan Waisak di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, cobalah singgah di Kabupaten Temanggung, khususnya di Kecamatan Kaloran. Saat ini di Kecamatan Kaloran, Temanggung kurang lebih ada  80 vihara yang tersebar sampai peloksok kampong dan terdiri dari berbagai sekte.

Semangat terus Pemuda Buddhis Temanggung, Semarang, Kendal. Babarkan Buddha Dhamma di Tanah Jawa seperti jaman keemasan kerajaan Majapahit.

Sumber: FB Dhamma Panna

Comments