2 Macam Manusia Sukar Diketemukan (Dullabha Puggala)

Artikel Buddhis. Hidup penuh kedamaian merupakan dambaan bagi semua orang. Pada kesempatan kali ini Buddhis Media mempunyai niat baik ingin berbagi kepada para pembaca semua. Damai jasmani dan juga damai batin seakan semakin menjauh.

Tak heran bila, era perkembangan modern ini sungguh teramat sulit menemukan sebuah tempat untuk istirahat yang nyenyak. Begitu jelas banyak suara yang masuk dari berbagai sudu telinga. Bukan hanya hal-hal yang baik yang kita dengar namun hal-hal yang buruk pun tak mau kalah bersaing untuk mewarnai perjalanan kehidupan ini.

Begitu jelas lamunan penulis malam hari ini, beberapa waktu lalu layar kaca televisi dihiasi dengan berbagi berita silih berganti menampilkan kejadian-kejadian dalam pecan ini. Diantaranya terjadinya pembunuhan, pencurian, tindakan-tindakan tanpa moral, penipuan hingga obat-obat terlarang pun turut mewarnai pekatnya dunia yang selalu siaga ini.

Sang Buddha membabarkan dhamma yang begitu indah. Indah pada mulanya, indah pada pertengahan, hingga indah di akhirnya. Diantara beribu-ribu materi Dhamma ada satu hal yang perlu kita tekankan pada masa dewasa ini. Bagaiman kita mampu untuk mengembangkan diri dan selalu belajar untuk menjadi Dullabha Puggala.

Dullabha Puggala memiliki makna manusia yang sukar diketemukan. Dalam dunia ini ada 2 macam manusia yang sukar diketemukan, yaitu Pubbakari dan Katannu katavedi.
Pubbakari adalah seseorang yang memberikan pertolongan sejati.
Ketika membantu orang lain hendaknya tanpa memikirkan 2 macam sebab, yaitu:
  1. Orang yang kita tolong telah membantu kita sebelumnya
  2. Suatu saat orang yang kita tolong akan membalas budi baik kita dikemudian hari.
Katannukatavedi adalah seseorang yang menyadari pertolongan yang telah diberikan dan berterima kasih dengan cara membalas budi.
Maksud dari pengertian katannukatavedi disini adalah hendaknya kita setelah menerima pertolongan dari siapapun harus selalu mengingatnya dan hendaknya selalu berusaha untuk membalas budi baik orang yang telah menolong kita (tahu berterim kasih).

Pubbakari dan katannukatavedi dikatakan sulit karena sebagian besar orang masih diselimuti nafsu keinginan (tanha) dan kebodohan batin (avijja).

Hal yang sulit bukan berarti tidak bisa untuk kita lakukan. Dengan keyakinan serta tekat yang kuat akan mendorong kita untuk berbuat kearah yang lebih baik pula.

Selalu ingat budi baik kedua orang tua kita. Seorang ibu telah mempertaruhkan jiwanya untuk melahirkan kita ke dunia. Berkat ayah pula kebutuhan kita terpenuhi. Contoh nyata dalam kehidupan kita sekarang adalah orang tua yang telah memberikan pertolongan sejati.

Dengan demikian materi singkat Dhamma ini penulis sampaikan. Semoga dapat memberikan manfaat dan hendaknya dapat kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "2 Macam Manusia Sukar Diketemukan (Dullabha Puggala)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel